Tahukah Anda?

Tanaman Hias Ini Sering Kita Temui

Schefflera actinophylla merupakan tanaman hias yang mudah dikenali. Sebagian besar batangnya tidak bercabang, bentuk daun majemuk dengan jumlah 7-12 helai, daunnya sedikit menjuntai membentuk lingkaran menyerupai payung, sehingga dikenal dengan nama umbrella tree. 
Bunga tersusun dalam bentuk klaster, berwarna merah, berjumlah 10-20, terletak pada sumbu yang menyebar menyerupai gurita, sehingga dikenal juga dengan sebutan octopus-tree (Little & Skolmen, 2003).
Pertumbuhan S. actinophylla tergolong cepat dan bahkan telah diintroduksi ke berbagai daerah tropis dan sub tropis di dunia, serta telah dinyatakan sebagai gulma (Randall, 2012).
S. actinophylla dikenal dengan nama walisongo di Indonesia, karena memiliki jumlah helaian daun kurang lebih 9. Tanaman ini dikelompokan ke dalam tanaman perdu karena memiliki batang besar dan keras serta percabangannya relatif tinggi dibandingkan dengan tanaman berupa semak (Hasyim, 2002) 
S. actinophylla menghasilkan ribuan biji yang dapat dengan mudah menyebar dengan bantuan hewan terutama burung dan kelelawar. Jenis ini memiliki daya kecambah biji yang tinggi dan mampu tumbuh di tempat yang sangat teduh dan cerah (Gucker, 2011). 
S. actinophylla mampu membentuk belukar lebat, sehingga akan mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk, membatasi ruang gerak tanaman, dan unsur hara untuk tanaman asli disekitarnya (Langeland et al., 2008). 

Selain itu, jenis ini juga memiliki jaringan perakaran yang kuat dan padat, sehingga dapat menekan pondasi bangunan dan sendi blok pipa di daerah perkotaan di Quensland bagian tenggara, New South Wales dan pulau Christmas. Tanaman ini juga merupakan gulma di negara tersebut (Queensland Department of Primary Industries and Fisheries, 2007)

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Hias